banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60

OlympicAD VIII: Unismuh Makassar Tuang Rumah Bakal Hadir 10 Ribu Siswa Muhammadiyah Se Indonesia

banner 325x300

MAKASSAR | SWUARAINDONESIA.COM – Aula Teater “I Gift” Gedung Iqra Universitas Muhammadiyah Makassar tampak riuh pada hari minggu pagi, 14 September 2025. Gemah tepuk tangan ketika logo dan maskot Olympic Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII resmi diperkenalkan. Pada rangkaian persiapan menuju pesta akbar pendidikan Muhammadiyah telah dimulai.

OlympicAD VIII yang sedianya digelar 12–14 Februari 2026 menorehkan satu sejarah baru dan untuk pertama kalinya ajang dua tahunan keluar dari Jawa dan dilaksanakan di Makassar, Sulawesi Selatan.

banner 325x300

Kegiatan OlympicAD VIII ini adalah langkah nyata dan simbol pemerataan pendidikan Muhammadiyah hingga saat ini menuju kawasan timur Indonesia.

Ketua Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah, Didik Suhardi, menyebut bahwa penunjukan Makassar, Sulawesi Selatan bukan kebetulan.

“Ini Suatu momentum membangkitkan dunia pendidikan Muhammadiyah di kawasan tengah dan timur. OlympicAD bukan sekadar lomba, tapi ruang berbagi pengalaman dan mempererat silaturahmi,” ungkapnya.

Capaian targer lebih dari 11 ribu siswa Muhammadiyah dari seluruh Indonesia diproyeksikan hadir. Mereka akan bertarung di 35 cabang lomba, mulai dari sains, seni, olahraga, hingga keagamaan.

Ketua Panitia, Baharuddin, menyampaikan bahwa pihaknya sudah menyiapkan person in charge (PIC) di setiap lomba.

“Dengan dukungan penuh dari pusat dan wilayah, kami optimistis OlympicAD VIII berlangsung meriah,” ungkapnya.

Universitas Muhammadiyah Makassar, ungkapkan bahwa kepercayaan ini adalah suatu anugerah. Rektor Abd Rakhim Nanda menyebut kampusnya bakal jadi “gema lokasi” OlympicAD. “Kegiatan 70 persen berlangsung di sini. Bagi kami bukan sekadar penghargaan, tapi rahmat besar,” ucapnya.

Prof. Irwan Akib, Ketua PP Muhammadiyah ini, menilai OlympicAD di Makassar menjadi simbol pemerataan kualitas pendidikan Muhammadiyah. “Ajang ini harus berdampak positif, termasuk meningkatkan minat mahasiswa baru di Unismuh,” Ucapnya.

OlympicAD juga dimaknai sebagai jembatan kaderisasi. Ketua PWM Sulsel, Ambo Asse, menekankan pentingnya pesantren Muhammadiyah sebagai pusat syiar dakwah pendidikan.

“Ini bukan hanya lomba, tapi sarana melahirkan generasi unggul dengan akhlak mulia,” ucapnya.

Ditempat terpisah Dr. Syamsul Bachri, S.ip SH MH pernah menempuh pendidikan di Unismuh Makassar, Sekaligus Ketua Umum Asosiasi Dosen Swasta Indonesia menilai OlympicAD yang diselenggarakan di Makassar dan dipusatkan di Unismuh Makassar adalah suatu prestasi karena OlympicAD ini tidak pernah dilaksanakan dimakassar maka kita patut bangga serta mensyukuri dan benar benar dapat dimanfaatkan kegitan ini sebaik-baiknya, bukan hanya soal lomba saja tetapi ajang silaturahmi nasional baik siswa mapun para tokoh Muhammadiyah akan berkumpul, kita support kegiatan ini, dan saya yakin kegiatan ini pula akan melahirkan generasi Muhammadiyah yang unggul, inovatif, dan berkarakter. ujarnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 468x60